<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>Blog orang iseng doang</title>
	<atom:link href="http://aabim.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://aabim.wordpress.com</link>
	<description>Melalui Dunia Internet Tak Ada Lagi Aturan yang Mengekang !</description>
	<lastBuildDate>Fri, 13 Feb 2009 09:01:26 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<cloud domain='aabim.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://www.gravatar.com/blavatar/2c8125b043b0047d33150b1e53308699?s=96&#038;d=http://s.wordpress.com/i/buttonw-com.png</url>
		<title>Blog orang iseng doang</title>
		<link>http://aabim.wordpress.com</link>
	</image>
			<item>
		<title>Prediksi Soal Ujian Nasional (UN) 2009</title>
		<link>http://aabim.wordpress.com/2009/01/05/prediksi-soal-ujian-nasional-un-2009/</link>
		<comments>http://aabim.wordpress.com/2009/01/05/prediksi-soal-ujian-nasional-un-2009/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 05 Jan 2009 02:51:59 +0000</pubDate>
		<dc:creator>AA Bim</dc:creator>
				<category><![CDATA[Akademis]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://aabim.wordpress.com/?p=1475</guid>
		<description><![CDATA[Perjalanan waktu terasa begitu sebentar, duduk di kelas IX seperti baru kemarin saja, pergantian semester ganjil telah dilalui kini telah memasuki semester Genap. Itu berarti perjalanan belajar di Sekolah Menengah Pertama semakin mendekati detik-detik akhir menuju ujian yang sangat krusial, moement yang sangat mendebarkan hati para siswa SMP kelas IX, selama kurang lebih 3 tahun [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=aabim.wordpress.com&blog=1814629&post=1475&subd=aabim&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p style="text-align:justify;">Perjalanan waktu terasa begitu sebentar, duduk di kelas IX seperti baru kemarin saja, pergantian semester ganjil telah dilalui kini telah memasuki semester Genap. Itu berarti perjalanan belajar di Sekolah Menengah Pertama semakin mendekati detik-detik akhir menuju ujian yang sangat krusial, moement yang sangat mendebarkan hati para siswa SMP kelas IX, selama kurang lebih 3 tahun menempuh pendidikan di SMP, kelulusannya ditentukan oleh 4 mata pelajaran atau 4 hari saja saat UN dilaksanakan.</p>
<p style="text-align:justify;">Sungguh Tragis memang sistem pendidikan di Indonesia, kehendak hati ingin meningkatkan mutu pendidikan tapi apa daya kualitas SDM dan Sistem Pendidikan yang jauh dari kata memuaskan. Yup, terima saja dengan hati riang dan pikiran positif, kita semua tetap berjuang untuk menyiasati dan menemukan bentuk pemecahan masalah yang tepat untuk mengatasi kondisi minim kita. Semangat dan kerja keras adalah kunci strategis sebagai pilihan yang bijak menghadapi segala kondisi minim di Republik ini. Merdeka Choi !!!!</p>
<p style="text-align:justify;">Prediksi Soala-Soal Ujian Nasional (UN) Tahun 2009 lihat disini !</p>
<p style="text-align:justify;">1.<a title="UN Bahasa Inggris 2009" href="http://aabim.files.wordpress.com/2009/01/pre-bahasa-inggris-un-smp-2009.pdf" target="_self"> PREDIKSI SOAL-SOAL UN BAHASA INGGRIS SMP KELAS IX</a></p>
<p style="text-align:justify;">2. <a title="UN Bahasa Indonesia 2009" href="http://aabim.files.wordpress.com/2009/01/pre-bahasa-indonesia-un-smp-2009.pdf" target="_self">PREDIKSI SOAL-SOAL UN BAHASA INDONESIA SMP KELAS IX</a></p>
<p style="text-align:justify;">3. <a title="UN Matematika 2009" href="http://aabim.files.wordpress.com/2009/01/pre-matematika-uan-smp-2009.pdf" target="_self">PREDIKSI SOAL-SOAL UN MATEMATIKA SMP KELAS IX</a></p>
  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/aabim.wordpress.com/1475/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/aabim.wordpress.com/1475/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/aabim.wordpress.com/1475/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/aabim.wordpress.com/1475/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/aabim.wordpress.com/1475/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/aabim.wordpress.com/1475/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/aabim.wordpress.com/1475/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/aabim.wordpress.com/1475/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/aabim.wordpress.com/1475/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/aabim.wordpress.com/1475/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=aabim.wordpress.com&blog=1814629&post=1475&subd=aabim&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://aabim.wordpress.com/2009/01/05/prediksi-soal-ujian-nasional-un-2009/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/f0fd34b1bcfc08ba74002ba71e5cef53?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Abim</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Hindari Stress saat Belajar</title>
		<link>http://aabim.wordpress.com/2008/12/02/hindari-stress-saat-belajar/</link>
		<comments>http://aabim.wordpress.com/2008/12/02/hindari-stress-saat-belajar/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 02 Dec 2008 00:38:36 +0000</pubDate>
		<dc:creator>AA Bim</dc:creator>
				<category><![CDATA[Artikel]]></category>
		<category><![CDATA[Tips & Trik]]></category>
		<category><![CDATA[edukasi]]></category>
		<category><![CDATA[hindari stress saat belajar]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://aabim.wordpress.com/?p=1481</guid>
		<description><![CDATA[Seperti yang kita tahu, kurikulum di Indonesia menjadi KBK atau Kurikulum Berbasis Kompetensi dan sekarang berubah kembali ke KTSP (Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan, yang pada intinya menuntun anak sekolah (SD, SMP, SMU serta PT) untuk lebih aktif dengan cara diskusi dan mencari bahan selain dari buku sekolah. Kurikulum itu membuat kita, anak-anak sekolah dan mahasiswa/i [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=aabim.wordpress.com&blog=1814629&post=1481&subd=aabim&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p style="text-align:justify;">Seperti yang kita tahu, kurikulum di Indonesia menjadi KBK atau Kurikulum Berbasis Kompetensi dan sekarang berubah kembali ke KTSP (Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan, yang pada intinya menuntun anak sekolah (SD, SMP, SMU serta PT) untuk lebih aktif dengan cara diskusi dan mencari bahan selain dari buku sekolah. Kurikulum itu membuat kita, anak-anak sekolah dan mahasiswa/i harus lebih banyak istirahat atau bisa mudah stres (jarang yg tidak stres ketika mau ujian karena materi utama yang diajarkan sedikit, hanya keahlian (pada KBK) suatu mata pelajaran yang diutamakan).<br />
Gw memberi tips-tips agar anak-anak sekolah atau mahasiswa nggak terlalu kecape&#8217;an atau stres semacamnya :Makan dan istirahat yang cukup dengan min. tidur siang/sore pada hari libur.(karena mahasiswa/i biasanya kurang istirahat setelah mengerjakan tugas-tugas kuliah begitu juga dengan anak sekolah)[*]Hang-out atau jalan-jalan untuk refreshing bersama teman untuk menghindari kejenuhan sekolah pada akhir minggu (hari minggu atau sabtu) (Karena teman dapat membuat kita bersosialisasi dan berjalan-jalan di tempat favorit dapat mengurangi over-konsentrasi kita ke sekolah)[*]Luangkan waktu lebih bersama keluarga dan kerabat tentunya (pedoman pertama gw itu, Family is Everything, bila terjadi mis-komunikasi dengan keluarga, tandanya kehilangan bagian terpenting dalam hidup (bagi gw))[*]Bila belajar, janganlah belajar sendiri, lebih baik belajar bersama atau belajar keandampok (dengan teman kos untuk mahasiswa/i yg kos) ataupun ditemani anggota keluarga yg ada (bila dirumah sendiri) dengan diselangi sedikit canda untuk menghilangkan stres walaupun membuyarkan konsentrasi sedikit.[*]Serta, bila belajar juga neeh <span><!--[if gte vml 1]&gt;                    &lt;![endif]--><!--[if !vml]--><!--[endif]--></span>, sertakan radio. Coba cari stasiun radio favorit anda bila belajar sendiri <span><!--[if gte vml 1]&gt;  &lt;![endif]--><!--[if !vml]--><!--[endif]--></span>biar gak bete.[*]Coba lakukan sesuatu favorit bila pulang bimbel/les/acara sekolah/kampus.[*][b]Olahraga yang cukup[/i]!! Ini yang menjadi kekurangan utama untuk anak kuliahan/sekolah. Rata-rata orang cuek dengan kekurusan, tetapi kekurusan atau kurang stamina karena olahraga bisa menyebabkan stres (setahu gw)[*]Dan yang terakhir, try something new and fun..<br />
Jadi biar nggak lakukan aktifitas yang itu-itu aja yang membuat anda-anda pade stres.
</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">
  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/aabim.wordpress.com/1481/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/aabim.wordpress.com/1481/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/aabim.wordpress.com/1481/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/aabim.wordpress.com/1481/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/aabim.wordpress.com/1481/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/aabim.wordpress.com/1481/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/aabim.wordpress.com/1481/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/aabim.wordpress.com/1481/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/aabim.wordpress.com/1481/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/aabim.wordpress.com/1481/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=aabim.wordpress.com&blog=1814629&post=1481&subd=aabim&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://aabim.wordpress.com/2008/12/02/hindari-stress-saat-belajar/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/f0fd34b1bcfc08ba74002ba71e5cef53?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Abim</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Langkah Cermat dalam Memilih Sekolah</title>
		<link>http://aabim.wordpress.com/2008/11/30/langkah-cermat-dalam-memilih-sekolah/</link>
		<comments>http://aabim.wordpress.com/2008/11/30/langkah-cermat-dalam-memilih-sekolah/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 30 Nov 2008 12:52:33 +0000</pubDate>
		<dc:creator>AA Bim</dc:creator>
				<category><![CDATA[edukasi]]></category>
		<category><![CDATA[memilih sekolah yang berkualitas]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://aabim.wordpress.com/2008/11/30/langkah-cermat-dalam-memilih-sekolah/</guid>
		<description><![CDATA[Bagi Anda yang ingin anaknya mendapatkan pendidikan yang berkualitas dari sekolah bermutu, tentunya banyak hal yang harus dipertimbangkan.
Berikut ini ada beberapa tips dan triks memilih sekolah yang tepat:
1. Telusuri minat dan bakat anak, arahkan bakatnya sesuai dengan keinginan anak.
2. Cari sekolah sesuai dengan minat dan bakat anak.
3. Pilih lokasi strategis yang dapat memudahkan proses pendidikan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=aabim.wordpress.com&blog=1814629&post=1476&subd=aabim&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p style="text-align:justify;">Bagi Anda yang ingin anaknya mendapatkan pendidikan yang berkualitas dari sekolah bermutu, tentunya banyak hal yang harus dipertimbangkan.</p>
<p style="text-align:justify;">Berikut ini ada beberapa tips dan triks memilih sekolah yang tepat:</p>
<p style="text-align:justify;">1. Telusuri minat dan bakat anak, arahkan bakatnya sesuai dengan keinginan anak.<br />
2. Cari sekolah sesuai dengan minat dan bakat anak.<br />
3. Pilih lokasi strategis yang dapat memudahkan proses pendidikan anak Anda.<br />
4. Perhatikan lingkungan sekitar yang akan berpengaruh terhadap perkembangan anak Anda.
</p>
<p style="text-align:justify;">5. Pilih sekolah dengan fasilitas yang lengkap, kurikulumnya berbasiskan kompetensi, kualitas pengajar yang baik, dan metode belajar yang berkualitas seperti menggunakan metode active learning. Observasi sekolah tersebut apakah materi pembelajarannya sesuai dengan perkembangan anak.</p>
<p style="text-align:justify;">6. Perhatikan frekuensi belajar sekolah dan sesuaikan dengan ritme anak Anda.</p>
<p style="text-align:justify;">7. Siapkan segala kebutuhan anak Anda sejak dini, termasuk mempersiapkan biaya pendidikan dalam bentuk Tabungan pendidikan.</p>
<p style="text-align:justify;">
  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/aabim.wordpress.com/1476/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/aabim.wordpress.com/1476/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/aabim.wordpress.com/1476/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/aabim.wordpress.com/1476/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/aabim.wordpress.com/1476/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/aabim.wordpress.com/1476/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/aabim.wordpress.com/1476/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/aabim.wordpress.com/1476/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/aabim.wordpress.com/1476/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/aabim.wordpress.com/1476/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=aabim.wordpress.com&blog=1814629&post=1476&subd=aabim&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://aabim.wordpress.com/2008/11/30/langkah-cermat-dalam-memilih-sekolah/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/f0fd34b1bcfc08ba74002ba71e5cef53?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Abim</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Nasib Guru Tidak Tetap (GTT) bagai Kapas yang Tertiup Angin</title>
		<link>http://aabim.wordpress.com/2008/11/11/nasib-guru-tidak-tetap-gtt-bagi-kapas-yang-tertiup-angin/</link>
		<comments>http://aabim.wordpress.com/2008/11/11/nasib-guru-tidak-tetap-gtt-bagi-kapas-yang-tertiup-angin/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 11 Nov 2008 12:47:49 +0000</pubDate>
		<dc:creator>AA Bim</dc:creator>
				<category><![CDATA[Akademis]]></category>
		<category><![CDATA[Potret Pendidikan Kita]]></category>
		<category><![CDATA[Renungan]]></category>
		<category><![CDATA[Guru GTT]]></category>
		<category><![CDATA[Nasib Guru GTT]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://aabim.wordpress.com/?p=1444</guid>
		<description><![CDATA[Perumpamaan itu sepertinya tepat untuk menggambarkan nasib para Guru Tidak Tetap (GTT). Mereka yang bertebaran dan menggantungkan nasibnya di institusi sekolah terutama di SMP dan SMA, merupakan bagian tak terpisahkan mewarnai pernak-pernik di dunia pendidikan dua instansi tersebut. Berangkat dari berbagai latar belakang pendidikan dan motivasi yang berbeda, para GTT membaktikan dirinya bagi dunia pendidikan di tempatnya mengajar. Walau dengan sedikit honor dan kebijakan yang tidak menguntungkan, mereka tetap "sumringah" menunaikan tugas dan kewajibannya.<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=aabim.wordpress.com&blog=1814629&post=1444&subd=aabim&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p><span style="color:rgb(0,0,0);">Kinerja para GTT pada rata-rata memiliki semangat dan ethos kerja yang terbilang perfect, mungkin kondisi yang mengharuskannya atau dari individunya, yang jelas kalau ibarat robot, mereka akan dengan tepat menunaikan tugas-tugasnya sesuai dengan intruksi-intruksi yang diberikan. Tapi tidak ditampik juga kalau ada sebagian kecil GTT yang pengabdiannya hanya Cuma &#8220;Andon&#8221; atau &#8220;numpang&#8221; status di tempat mengajarnya.</span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:rgb(0,0,0);">GTT yang andon atau numpang status ini jelas memiliki motivasi berbeda baik cara mengajar, gaya dan prilakunya, serta biasanya cenderung &#8220;malas&#8221;. Mereka akan sangat rajin jika tugas yang dilaksanakannya ada nilai ekonomisnya, seribu jurus dan tetesan keringat pun akan siap mereka keluarkan. Sungguh kontras dibandingkan dengan GTT lain yang masih polos, murni, berdedikasi tinggi dan bertanggung jawab terhadap kemajuan dunia pendidikan di negerinya. Memang kalau berbicara &#8220;life earning&#8221; dari rata-rata kondisi para GTT dapat dipastikan minim, tapi ada juga GTT &#8220;elite&#8221; yang motivasi kerjanya sekedar status atau tujuan tertentu, bahkan memiliki income yang melebihi seorang PNS. So, performa dan hasil kerja tidak begitu membebani pikirannya. Boleh dibilang cuman modal Lembar Kerja Siswa (LKS) pun, para GTT &#8220;elite&#8221; ini bisa berprofesi sebagai &#8220;guru&#8221;.</span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:rgb(0,0,0);">Tapi esensi posting ini tidak menyoalkan pola tingkah GTT &#8220;elite&#8221; ataupun GTT &#8220;murni&#8221;, yang paling penting di sini kiprah GTT masih belum terlegalisasikan oleh aturan yang berpihak. Mereka ini seacara struktur bukan personil terdata secara tegas di dinas pendidikan setempat, tidak seperti Guru Bantu Sementara dan Honorer daerah (HONDA) yang dibiayai Anggaran Pembangunan Belanja Daerah (APBD). Inilah polemik yang tidak ada ujung pangkalnya, mau memperjuangkan nasib juga tidak ada jalur legal yang memayunginya. Parahnya lagi para GTT ini jarang ada komunikasi dan kebersamaan dalam menghadapi &#8220;kondisi marginal&#8221;-nya, selain karena beragam motivasi yang berbeda-beda juga inspirator atau penggagas perbaikan nasib GTT hanya di tingkat lokal doang.</span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:rgb(0,0,0);"><br />
</span></p>
  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/aabim.wordpress.com/1444/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/aabim.wordpress.com/1444/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/aabim.wordpress.com/1444/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/aabim.wordpress.com/1444/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/aabim.wordpress.com/1444/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/aabim.wordpress.com/1444/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/aabim.wordpress.com/1444/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/aabim.wordpress.com/1444/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/aabim.wordpress.com/1444/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/aabim.wordpress.com/1444/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=aabim.wordpress.com&blog=1814629&post=1444&subd=aabim&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://aabim.wordpress.com/2008/11/11/nasib-guru-tidak-tetap-gtt-bagi-kapas-yang-tertiup-angin/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/f0fd34b1bcfc08ba74002ba71e5cef53?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Abim</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Kemanakah semangat nasionalisme Generasi muda zaman sekarang ?</title>
		<link>http://aabim.wordpress.com/2008/11/09/kemanakah-semangat-nasionalisme-generasi-muda-zaman-sekarang/</link>
		<comments>http://aabim.wordpress.com/2008/11/09/kemanakah-semangat-nasionalisme-generasi-muda-zaman-sekarang/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 09 Nov 2008 15:47:57 +0000</pubDate>
		<dc:creator>AA Bim</dc:creator>
				<category><![CDATA[Renungan]]></category>
		<category><![CDATA[event nasional]]></category>
		<category><![CDATA[hari nasional]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://aabim.wordpress.com/2008/11/09/kemanakah-semangat-nasionalisme-generasi-muda-zaman-sekarang/</guid>
		<description><![CDATA[Posting ini kuluncurkan dalam rangka menyambut Hari Pahlawan 10 November 2008. Dulu sewaktu penulis masih imut alias masih kanak-kanak (sekarang mah&#8230;.udah tuak he&#8230;he&#8230;tapi masih sedikit tampan, banyak jueleknya he&#8230;he&#8230;) selalu ditanamkan nilai-nilai kebangsaan baik itu di sekolah maupun di lingkungan keluarga. Di sela-sela mengajarnya Para Guru menanamkan rasa nasionalisme kepada anak didiknya, mereka mengemasnya dalam [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=aabim.wordpress.com&blog=1814629&post=1440&subd=aabim&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><h3 style="text-align:justify;">Posting ini kuluncurkan dalam rangka menyambut Hari Pahlawan 10 November 2008. Dulu sewaktu penulis masih imut alias masih kanak-kanak (sekarang mah&#8230;.udah tuak he&#8230;he&#8230;tapi masih sedikit tampan, banyak jueleknya he&#8230;he&#8230;) selalu ditanamkan nilai-nilai kebangsaan baik itu di sekolah maupun di lingkungan keluarga. Di sela-sela mengajarnya Para Guru menanamkan rasa nasionalisme kepada anak didiknya, mereka mengemasnya dalam bentuk cerita patriotisme yang menyuguhkan alur cerita yang menarik, sehingga memancing perhatian para siswanya. Selain itu, sebelum pelajaran dimulai terkadang  para siswa juga diminta menyanyikan lagu-lagu nasional oleh gurunya. Di lingkungan keluarga di masa penulis kecil atmosfir penerapan nilai sejarah dan nasionalisme perjuangan bangsa ini kerap diberikan. Misalnya orang tua pada suatu hari nasional meminta penulis memasang bendera sang merah putih di halaman rumah, dan orang tua menjelaskan alasan pemasangan bendera tersebut, sehingga penulis menganguk-angguk tanda mengerti. Yah&#8230;.itu sedikit kisah sentimentil penulis saja dikala masih muda, dan rekaman pentarnsferan nilai nasionalisme masih terpatri walaupun mulai sedikit memudar.</h3>
<h3 style="text-align:justify;">Bandingkan dengan zaman sekarang, segalanya sudah berkembang pesat baik itu bidang pendidikan, ekonomi, sosial dan teknologinya. Tapi kalau kita amati secara teliti, ada semangat dari bangsa ini yang mulai tergesek habis ditelan kemajuan zaman karena sistem yang membentuknya tidak berjalan maksimal. Salah satunya adalah nilai nasionalisme generasi mulai hilang melayang dipagut hingar bingar alunan musik modernisasi dan globalisasi. hampir secara menyeluruh seluruh lini di negeri ini melupakan penyemaian rasa kebangsaan kepada kaum muda, terutama para pelajarnya.</h3>
<h3 style="text-align:justify;">Pelajar zaman sekarang akan lebih cepat terprovokasi melakukan aksi tawuran daripada memproyeksikan kegiatan akademisnya. Pelajar SD akan fasih dan menjiwai jika disuruh menyanyikan lagu-lagu Ungu atau Paterpan daripada menyaynyikan lagu &#8220;Bagimu Negeri&#8221;. Pelajar SMP akan semangat dan bergairah jika membacakan karya-karya &#8220;Khalil Gibran&#8221; daripada membaca karya Chairil Anawar. Anak-anak SMA akan ogah-ogahan kalau disuruh Apel Bendera, tapi akan bersemangat 45 kalau Apel ke &#8220;gebetannya&#8221;. Fenomena-fenomena tersebut hanya sebagian kecil saja yang ada di sekitar kita, masih seabreg lagi prilaku-prilaku dan semangat patriotisme-nasionalisme yang mulai asing dengan konsep hidup zaman sekarang.</h3>
<h3 style="text-align:justify;">Salahkah generasimuda punya kecenderungan seperti itu ? jawabnya tentu tidak ! mereka kan tidak pernah tahu dan belum dilahirkan tatkala terjadinya Perang 10 November yang merenggut ribuan nyawa putra-putri terbaik bangsa ini, mereka tak kenal apa arti air mata penderitaan akibat kejamnya masa kolonial selain air mata para artis dan aktor dalam adegan di sebuah sinetron. Para remaja sekarang tidak akan mengerti bagaimana susahnya RA Kartini menempatkan wanita pada martabat yang tinggi.</h3>
<h3 style="text-align:justify;">Mungkin Arwah pahlawan di Alam sana banyak yang bergumam, Bukan ini  balasan yang kami inginkan atas pengorbanan dan perjuangan kami&#8230;.!  Sia-sialah darah dan air mata kami yang sudah membasahi bumi pertiwi ini&#8230;.! Jiwa dan raga kami memang sudah sirna, semangat nasionalisme harus tetap terjaga&#8230;.! agar bangsa ini berdiri TEGAK dan BERMARTABAT di mata bangsa lain&#8230;</h3>
<h3 style="text-align:justify;">Pemuda di pundakmu kami sandarkan harapan dan cita-cita, di kepalamu kami tunggu pemikiran cemerlangmu, dan di tangan kekarmu kami titipkan kiprah-kiprah yang belum sempat digoreskan ke hidupan nyata&#8230;.WAHAI Para generasimuda Jangan biarkan tangisan kami semakin keras karena sepak terjangmu !!! Tapi hiasi wajah-wajah kami dengan senyum dengan KARYA-KARYA yang spektakuler.</h3>
<h3>SELAMAT HARI PAHLAWAN 10 NOVEMBER 2008&#8230;..</h3>
  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/aabim.wordpress.com/1440/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/aabim.wordpress.com/1440/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/aabim.wordpress.com/1440/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/aabim.wordpress.com/1440/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/aabim.wordpress.com/1440/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/aabim.wordpress.com/1440/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/aabim.wordpress.com/1440/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/aabim.wordpress.com/1440/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/aabim.wordpress.com/1440/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/aabim.wordpress.com/1440/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=aabim.wordpress.com&blog=1814629&post=1440&subd=aabim&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://aabim.wordpress.com/2008/11/09/kemanakah-semangat-nasionalisme-generasi-muda-zaman-sekarang/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/f0fd34b1bcfc08ba74002ba71e5cef53?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Abim</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Kisah Guru komputer dan Siswanya yang Suka Tidur</title>
		<link>http://aabim.wordpress.com/2008/11/07/kisah-guru-komputer-dan-siswanya-yang-suka-tidur/</link>
		<comments>http://aabim.wordpress.com/2008/11/07/kisah-guru-komputer-dan-siswanya-yang-suka-tidur/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 07 Nov 2008 13:55:19 +0000</pubDate>
		<dc:creator>AA Bim</dc:creator>
				<category><![CDATA[Cerita Lucu]]></category>
		<category><![CDATA[lelucon]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://aabim.wordpress.com/2008/11/07/kisah-guru-komputer-dan-siswanya-yang-suka-tidur/</guid>
		<description><![CDATA[Aku adalah seorang instruktur komputer di sebuah SMP. Tugasku memberikan sedikit kemampuan komputerku pada beberapa kelas IX. Suatu hari aku punya jam mengajar di kelas IX &#8220;anu&#8221;, tepatnya jam pelajaran ke 4 &#38; 5. Seperti biasa aku mulai melakukan aktifitas mengajar seperti biasa seperti memberi salam, mengisi agenda kegiatan KBM, mengabsen, apersepsi, mereview materi sebelumnya [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=aabim.wordpress.com&blog=1814629&post=1436&subd=aabim&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p style="text-align:justify;">Aku adalah seorang instruktur komputer di sebuah SMP. Tugasku memberikan sedikit kemampuan komputerku pada beberapa kelas IX. Suatu hari aku punya jam mengajar di kelas IX &#8220;anu&#8221;, tepatnya jam pelajaran ke 4 &amp; 5. Seperti biasa aku mulai melakukan aktifitas mengajar seperti biasa seperti memberi salam, mengisi agenda kegiatan KBM, mengabsen, apersepsi, mereview materi sebelumnya dan sebagainya. Hari itu cuaca tidak begitu panas, semilir angin pun masih terasa sejuk, cuaca yang cukup nyaman untuk melakukan proses KBM, kataku dalam hati.</p>
<p style="text-align:justify;">Hari itu aku akan membahas materi yang berkaitan dengan sejarah jaringan komputer, karena memang materi-materi untuk siswa kelas IX seluruhnya berhubungan dengan internet dan aplikasi-aplikasinya. Aku berusaha sebaik mungkin mengemas penyampaian materi itu agar tidak kaku dan membosankan para siswaku, seribu jurus ampuh aku keluarkan untuk memikat fokus perhatian siswa-siwaku (semalamnya khan aku membolak-balik buku manteraku, mana yang tepat buat para siswa kelas ini he&#8230;he&#8230;.). Sekian lama aku berhasil menghipnotis mereka semua untuk tetap fokus ama pelajaranku, tapi sayang seribu sayang, angin semilir berhembus kian merasuk dalam ruang kelas, melenyapkan mantra-mantra ampuhku. Kini nyaris sebagaian besar siswa mulai dirasuki rasa kantuk, ini terlihat dari wajah-wajah mereka yang lesu dan sering menguap.</p>
<p style="text-align:justify;">Aku mencoba membangkitkan kembali susana belajar kelas dengan lelucon dan intermezzo, usahaku sedikit berhasil mengusir rasa kantuk para siswaku,&#8230;&#8230;tapi ternyata tidak cukup mempan buat siswaku yang namanya &#8220;Ag&#8221;. Dia asyik banget  mengantuk di pojok kelas, Aku mulai kesal dan memberinya sebuah pertanyaan.</p>
<p>Aku : &#8220;Hai Ag, bangun kamu&#8230;.!&#8221;</p>
<p>Ag : &#8220;iy&#8230;.iyyya Pa&#8230;&#8221;</p>
<p>Aku : &#8220;Dari tadi Bapak perhatikan kamu asyik ngantuk melulu&#8230;.&#8221;</p>
<p>Ag : &#8220;Ti&#8230;ti&#8230;tidak koq Pa&#8230;&#8221;</p>
<p>Aku : &#8220;OK, kalau begitu&#8230;.Bapak beri pertanyaan buat kamu berkatitan dengan materi yang sedang Bapak berikan&#8230;</p>
<p>Ag : &#8220;baik, Pa&#8230;.&#8221;</p>
<p>Aku : &#8220;Siapa yang pertamakali mengembangkan jaringan internet ?&#8221;</p>
<p>Ag : &#8220;Sumpah ! bukan aku, Pa&#8230;.&#8221;</p>
<p>Aku : &#8220;ngaco kamu ah&#8230;.kamu main-main dengan Bapak, hah ?! (aku mulai emosi)</p>
<p>Ag : &#8220;aku jujur pa&#8230;.bukan aku&#8230;, dari tadi aku engga ngapa-ngapain&#8221;</p>
<p>Aku : &#8220;Gubrakk ! (aku menggebrak meja, karena naik pitam)</p>
<p>(Sepertinya Ag mulai ketakutan)</p>
<p>Aku : &#8220;ya sudah kalau kamu engga bisa jawab&#8230;..(suaraku mulai datar kembali, kasihan juga melihat raut muka Ag yang ketakutan)&#8221;</p>
<p>Ag : &#8220;ng&#8230;ng&#8230;nganu pa&#8230;.&#8221;</p>
<p>Aku : &#8220;Apa, Ag ada yang ingin kamu sampaikan ?&#8221;</p>
<p>Ag : &#8220;pertanyaan bapak khan yang ngembangin jaringan, ya &#8230;.?&#8221;</p>
<p>Aku : &#8220;ya itu&#8230;&#8221;</p>
<p>Ag : &#8220;Pa, jujur aja aku ga pernah ngembangin jaringan, tapi pegang-pegang seh pernah&#8230;.&#8221;</p>
<p>Aku : &#8220;Hah !!&#8221;</p>
<p>Ag : &#8220;itu tuh pa&#8230;.saat di pantai aku pernah pegang jaring nelayan (tanpa merasa salah, Ag menjawab dengan lugu)</p>
<p>Aku :&#8221;dasar gundulmu ! itu jaring penangkap ikan, tau !&#8221;</p>
  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/aabim.wordpress.com/1436/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/aabim.wordpress.com/1436/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/aabim.wordpress.com/1436/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/aabim.wordpress.com/1436/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/aabim.wordpress.com/1436/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/aabim.wordpress.com/1436/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/aabim.wordpress.com/1436/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/aabim.wordpress.com/1436/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/aabim.wordpress.com/1436/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/aabim.wordpress.com/1436/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=aabim.wordpress.com&blog=1814629&post=1436&subd=aabim&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://aabim.wordpress.com/2008/11/07/kisah-guru-komputer-dan-siswanya-yang-suka-tidur/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/f0fd34b1bcfc08ba74002ba71e5cef53?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Abim</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>BUKAN SEKEDAR BILINGUAL</title>
		<link>http://aabim.wordpress.com/2008/11/06/bukan-sekedar-bilingual/</link>
		<comments>http://aabim.wordpress.com/2008/11/06/bukan-sekedar-bilingual/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 06 Nov 2008 16:24:45 +0000</pubDate>
		<dc:creator>AA Bim</dc:creator>
				<category><![CDATA[Akademis]]></category>
		<category><![CDATA[bahasa pengantar sekolah bilingual]]></category>
		<category><![CDATA[sekolah bilingual]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://aabim.wordpress.com/2008/11/06/bukan-sekedar-bilingual/</guid>
		<description><![CDATA[ 
Departemen Pendidikan Nasional menetapkan 260 rintisan sekolah bertaraf internasional. Diharapkan pada tahun 2009 tersaring minimal 112 benar-benar menjadi SBI. Kemampuan berbahasa Inggris kepala sekolah Rintisan Sekolah Bertaraf Internasional (RSBI) sangat rendah.Bayangkan : dari 260 kepala sekolah rintisan Sekolah Berataraf Internasional (RSBI) yang mengikuti tes bahasa Inggris, sekitar 50% nilai TOEIC (Test of English for [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=aabim.wordpress.com&blog=1814629&post=1433&subd=aabim&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><h3 style="text-align:justify;"><strong> </strong></h3>
<h3 style="text-align:justify;">Departemen Pendidikan Nasional menetapkan 260 rintisan sekolah bertaraf internasional. Diharapkan pada tahun 2009 tersaring minimal 112 benar-benar menjadi SBI. Kemampuan berbahasa Inggris kepala sekolah Rintisan Sekolah Bertaraf Internasional (RSBI) sangat rendah.Bayangkan : dari 260 kepala sekolah rintisan Sekolah Berataraf Internasional (RSBI) yang mengikuti tes bahasa Inggris, sekitar 50% nilai TOEIC (Test of English for Internasional Communication) dibawah 245 alias tingkat kemampuannya berada pada tingkat dibawah elementary. Hanya sekitar 10% kepala sekolah yang benar-benar mampu berbahasa Inggris dengan baik, yang sebagian besar berlatarbelakang sarjana pendidikan bahasa Inggris. Inilah fakta yang kami temukan di lapangan. Tidak usah kami tutup-tutupi. Justru hal ini menjadi tantangan kami ke depan : bagaimana kemampuan bahasa Inggris mereka.</h3>
<h3 style="text-align:justify;">Namanya saja SBI, kalau kemampuan bahasa Inggris gurunya kacau kan tidak lucu. Direktorat Tenaga Kependidikan memang punya tugas ekstra berat buat mendongkrak kualitas para kepala sekolah, khususnya kepala rintisan SBI. Keberadaan SBI ditegaskan dalam UU Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional. Rintisan SBI sudah bermunculan di Tanah Air sejak 2005. Namun, pedoman penjaminan mutu SBI, baik jenjang pendidikan dasar dan menengah, baru keluar pada tahun 2007 lalu. Buku Pedoman Penjaminan Mutu Sekolah/Madrasah Bertaraf Internasional pada Jenjang Pendidikan Dasar dan Menengah, yang ditandatangani Menteri Pendidikan Nasional Bambang Sudibyo, memang baru digulirkan pada 27 Juni 2007. Menurut pedoman, SBI merupakan sekolah/Madrasah yang sudah memiliki seluruh standar nasional pendidikan (SNP) dan diperkaya dengan mengacu pada standar pendidikan salah satu Negara anggota OECD (Organization for Economic Co-operation and Development) dan/atau Negara maju lainnya yang mempunyai keunggulan tertentu dalam bidang pendidikan, sehingga memiliki daya saing di forum internasional. SNP terdiri dari delapan komponen, yaitu standar isi, standar proses, standar kompetensi lulusan, standar pendidik dan tenaga kependidikan, standar sarana dan prasarana, standar pengelolaan, standar pembiayaan, standar penilaian. Otomatis, pemenuhan delapan standar nasional pendidikan itu mutlak dipenuhi oleh SBI, sebelum menambah standar pendidikan internasional dari negara-negara anggota OECD atau negara maju lain. Yang menjadi cirri khas SBI, proses pembelajaran mata pelajaran kelompok sains harus menggunakan bahasa Indonesia dan bahasa Inggris (bilingual). Selain itu, kegiatan pembelajaran harus berbasis teknologi informasi dan komunikasi (TIK).</h3>
<h3 style="text-align:justify;">Oleh karena itu, setiap ruang kelas harus dilengkapi sarana pembelajaran berbasis TIK. Perpustakaan sekolah juga harus dilengkapi sarana digital yang memungkinkan akses ke sumber pembelajaran berbasis TIK di seluruh dunia. Sebagai perbandingan, di Turki setiap guru punya satu laptop. &amp;ldquo;Di sekolah-sekolah rintisan SBI kalau kepala sekolahnya bisa mengoperasikan komputer dengan baik saja sudah bagus. Kemampuan IT mereka memang belum kita petakan. Buku pedoman tersebut juga menegaskan bahwa guru matapelajaran kelompok sains harus mampu berbahasa Inggris dengan baik. Kepala sekolah/madrasah SBI selain dituntut lancar berbahasa Inggris, kualifikasi pendidikannya minimal S2 dari perguruan tinggi yang program studinya berkualifikasi A, dan telah menempuh pelatihan kepala sekolah dari lembaga pelatihan kepala sekolah yang diakui oleh pemerintah. Direktorat Tendik pun segera melakukan pembinaan kepala SBI, khususnya memperbaiki kemampuan bahasa Inggris mereka. TOEIC sudah berupa program atau materi-materi pembelajaran bahasa Inggris yang bias dipelajari sendiri oleh kepala sekolah. BELAJAR KE TURKI DAN SINGAPURA Direktorat Tendik juga telah menyalurkan dana block grant ke sekolah-sekolah rintisan SBI, masing-masing Rp 100 juta. Dana itu diharapkan mampu menggairahkan kepala sekolah meningkatkan kualitasnya. Selain itu, kepala sekolah juga dikirim ke luar negeri, yakni ke Turki, Malaysia, dan Singapura, sekitar dua pekan. Setidaknya, ada 100 kepala sekolah yang telah belajar di National Institute of Education (NIE) di Singapura, November 2007 lalu. Kepala sekolah yang dikirim ke Turki sebanyak 50 orang. Pengiriman kepala sekolah ke Turki tersebut atas saran Menteri Pendidikan Nasional. Indonesia sendiri memang telah menjalin kerjasama peningkatan mutu pendidikan dengan Turki.</h3>
<h3 style="text-align:justify;">Selain itu, menurut Mendiknas, Turki merupakan satu-satunya Negara yang bisa dijadikan contoh tentang besarnya perhatian masyarakat bisnis terhadap pendidikan. Pebisnis menyisihkan sebagian pendapatan untuk membangun pendidikan. Di Turki, para kepala sekolah mengikuti kegiatan seminar selama enam hari. Seminar membahas tentang sistem pendidikan di Turki, kurikulum, sistem pembelajaran, sistem pengawasan sekolah, dan upaya-upaya yang dilakukan untuk meningkatkan mutu guru dan kepala sekolah. Sayangnya, dari 50 kepala sekolah yang dikirim ke sana, hanya dua orang yang bisa berbahasa Inggris</h3>
  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/aabim.wordpress.com/1433/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/aabim.wordpress.com/1433/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/aabim.wordpress.com/1433/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/aabim.wordpress.com/1433/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/aabim.wordpress.com/1433/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/aabim.wordpress.com/1433/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/aabim.wordpress.com/1433/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/aabim.wordpress.com/1433/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/aabim.wordpress.com/1433/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/aabim.wordpress.com/1433/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=aabim.wordpress.com&blog=1814629&post=1433&subd=aabim&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://aabim.wordpress.com/2008/11/06/bukan-sekedar-bilingual/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/f0fd34b1bcfc08ba74002ba71e5cef53?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Abim</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Demoralisasi Siswa Zaman Sekarang Adalah Bukti Nyata Gagalnya Kontrol Keluarga dan Sekolah</title>
		<link>http://aabim.wordpress.com/2008/10/09/demoralisasi-siswa-zaman-sekarang-adalah-bukti-nyata-gagalnya-kontrol-keluarga-dan-sekolah/</link>
		<comments>http://aabim.wordpress.com/2008/10/09/demoralisasi-siswa-zaman-sekarang-adalah-bukti-nyata-gagalnya-kontrol-keluarga-dan-sekolah/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 09 Oct 2008 03:57:56 +0000</pubDate>
		<dc:creator>AA Bim</dc:creator>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Potret Pendidikan Kita]]></category>
		<category><![CDATA[Renungan]]></category>
		<category><![CDATA[Add new tag]]></category>
		<category><![CDATA[demoralisasi siswa]]></category>
		<category><![CDATA[lemahnya kontrol orang tua dan sekolah]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://aabim.wordpress.com/?p=1248</guid>
		<description><![CDATA[Tulisan aku ini bukanlah asal-asalan atau isapan jempol belaka, tapi melihat realitas yang sering menerpa kaum intelek atau calon cendikiawan. Maraknya perbuatan oknum siswa/pelajar dan bahkan juga orang yang seharusnya menjadi panutan kedalam suatu tindakan tercela dan memalukan begitu sering terjadi di sekeliling kita. Sebut saja pergaulan bebas yang begitu &#8220;ngetrend&#8221; di kalangan siswa jaman [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=aabim.wordpress.com&blog=1814629&post=1248&subd=aabim&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p style="text-align:justify;">Tulisan aku ini bukanlah asal-asalan atau isapan jempol belaka, tapi melihat realitas yang sering menerpa kaum intelek atau calon cendikiawan. Maraknya perbuatan oknum siswa/pelajar dan bahkan juga orang yang seharusnya menjadi panutan kedalam suatu tindakan tercela dan memalukan begitu sering terjadi di sekeliling kita. Sebut saja pergaulan bebas yang begitu &#8220;ngetrend&#8221; di kalangan siswa jaman sekarang, atas nama perkembangan zaman yang modern, mereka membuang jauh-jauh pesan moral, etika dan ajaran luhur dari agamanya. Kalau dilihat dari segi hak kebebasan manusia, memang setiap manusia memiliki kebebasan sepenuhnya untuk berekspresi, berbuat dan mengaktualisasikan dirinya, tapi ingat kita hidup itu tidak hanya &#8220;menjor&#8221; atau melampiaskan hasrat dan nafsu saja. Ada unsur hidup yang tidak boleh dicuekin yaitu tuntunan hidup baik itu bentuknya berupa ajaran agama, falsafah negara, dan pesan moralitas lainnya, yang akan memberikan hidup kita lebih bermakna.</p>
<p style="text-align:justify;" dir="ltr">Namun tampaknya semua itu sudah menjadi memudar dan bahkan nyaris menghilang. Menurut beberapa siswa dari yang penulis ketahui (baik dari pengalaman nyata, wawancara dan dialog dengan sejumlah siswa) bahwa aturan-aturan yang selama ini dikenal mereka baik itu ajaran agama, pendidikan moral di lingkungan keluarga dan sekolah, katanya terlalu mengekang dan membatasi kebebasan mereka dalam melakukan pencarian jati diri, tapi untuk &#8220;memberontak&#8221; mereka belum punya keberanian. Setelah mereka &#8220;diluar&#8221; jangkauan dari aturan sistem tersebut, sifat dan prilaku asli mereka akan tampak kontras sekali. Maka tidak mengherankan kebanyakan siswa jika di lingkungan keluarga dan sekolah tampak bagi &#8220;makhluk-makhluk Tuhan&#8221; yang manis, polos, suci dan penurut, tapi jika sudah keluar dari aturan-aturan sistem tersebut, mereka akan menerapkan aturan dan pandangan versi asli mereka.<span id="more-1248"></span></p>
<p style="text-align:justify;" dir="ltr"><img class="alignleft size-medium wp-image-1251" title="couple_of_lovers" src="http://aabim.files.wordpress.com/2008/10/couple_of_lovers.jpg?w=197&#038;h=300" alt="" width="197" height="300" />Beberapa kasus yang sekarang ini sedang &#8220;heboh&#8221; dan &#8220;yahut&#8221; adalah banyaknya muncul artis-artis yang berasal dari kalangan siswa, mereka tidak sedang bermain di film-film yang sering ditonton di bioskop-bioskop atau cinema-cinema, bukan juga memerankan tokoh di sebuah film terkenal seperti Ayat-Ayat Cinta, ML (Mau Lagi dong), Assalamua&#8217;allaikum Cinta dan seabreg film-film yang layak tonton. Tapi malah video-video/film-film yang diperankan oleh kalangan siswa ini adalah &#8220;video-video&#8221; tanpa sutradara, tanapa skenario, tanpa bayaran dan dijamin tanpa sensor. Anda pasti bisa menebak ! ya benar sekali para siswa zaman sekarang suka banget bikin film/video gratis yang temanya engga jauh-jauh dengan adegan &#8220;panas&#8221; (mending adegannya lagi merebus air diatas kompor, yang ini adegannya adalah adegan ranjang !).</p>
<p style="text-align:justify;" dir="ltr">Sebut saja video-video yang pernah tersebar dan mendadak dunia per-videoan yang selama ini &#8220;lesu&#8217; menjadi marak kembali gara-gara video itu, seperti Bandung membara, SMA oke, kasus video banyuwangi, dan sekarang ini yang lagi &#8220;hot-hot&#8221;-nya adalah video siswi dari SMAN 1 Ciwaringin.</p>
<p style="text-align:justify;" dir="ltr">Para pelaku atau &#8220;artis&#8221; yang terlibat dalam pembuatan video itu tidak bisa disalahkan sepenuhnya. Kejadian itu bisa terjadi kepada siapa saja jika perisai agama. Moral dan etikanya rapuh. Dan itu kembali berpulang kepada lingkungan kelurga dari siswa yang bersangkutan, sejauh mana lingkungan keluarga mampu &#8220;menggembleng&#8221; mereka menjadi manusia yang &#8220;tangguh&#8221; menghadapi terpaan arus pergaulan yang negatif, mampu memfilter setiap konsep hidup yang diterima dari luar keluarga. Karena kita tahu bahwa tidak ada satupun keluarga yang putra-putrinya bercita-cita jadi pemabuk, penipu, pencuri, pengetrek, pelacur, pemain video porno spesialis 3gp dan perbuatan buruk lainnya.</p>
<p style="text-align:justify;" dir="ltr">Dukungan sekolah pun sangat dibutuhkan untuk menguatkan dan mengontrol prilaku siswa, sebagai institusi yang memegan peranan penting di saat siswa keluar dari lingkungan keluarga. Sekolah memegang hak asuh, membimbing dan membina di saat siswa diluar kontrol orang tua. Semoga tulisan tidak berbobot ini menjadi letupan kecil yang bisa menyadarkan semua pihak agar secara bersama kita sikapi secara bijaksana, kita semua engga mau Indonesia menjadi Thailand kedua khan ?? so tunggu apalagi&#8230;.mulailah kita bergerak mengantisipasi atau setidaknya menekan ulah para siswa atau remaja kita terjerumus lebih jauh lagi, jangan sampai hal ini menjadi bagian komoditi negatif negara ini menjadi terkenal gara-gara hal yang terburuknya sebagai contoh negara terkorup peringkat 12 !! (ini hanya ajakan saja Bleh !&#8230;.mo diiyakan ya syukur&#8230;.dicemooh ya jangan atuh&#8230;..)</p>
<p style="text-align:justify;" dir="ltr">
<p style="text-align:justify;">
  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/aabim.wordpress.com/1248/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/aabim.wordpress.com/1248/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/aabim.wordpress.com/1248/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/aabim.wordpress.com/1248/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/aabim.wordpress.com/1248/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/aabim.wordpress.com/1248/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/aabim.wordpress.com/1248/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/aabim.wordpress.com/1248/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/aabim.wordpress.com/1248/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/aabim.wordpress.com/1248/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=aabim.wordpress.com&blog=1814629&post=1248&subd=aabim&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://aabim.wordpress.com/2008/10/09/demoralisasi-siswa-zaman-sekarang-adalah-bukti-nyata-gagalnya-kontrol-keluarga-dan-sekolah/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/f0fd34b1bcfc08ba74002ba71e5cef53?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Abim</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://aabim.files.wordpress.com/2008/10/couple_of_lovers.jpg?w=197" medium="image">
			<media:title type="html">couple_of_lovers</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Sejarah Samurai</title>
		<link>http://aabim.wordpress.com/2008/09/27/sejarah-samurai/</link>
		<comments>http://aabim.wordpress.com/2008/09/27/sejarah-samurai/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 27 Sep 2008 04:49:03 +0000</pubDate>
		<dc:creator>AA Bim</dc:creator>
				<category><![CDATA[Sejarah]]></category>
		<category><![CDATA[Ronin]]></category>
		<category><![CDATA[Sejarah Samurai]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://aabim.wordpress.com/?p=1232</guid>
		<description><![CDATA[Istilah samurai ( 侍 ), pada awalnya mengacu kepada “seseorang yang mengabdi kepada bangsawan”. Pada zaman Nara, (710 – 784), istilah ini diucapkan saburau dan kemudian menjadi saburai. Selain itu terdapat pula istilah lain yang mengacu kepada samurai yakni bushi. Istilah bushi ( 武士 ) yang berarti “orang yang dipersenjatai/kaum militer”, pertama kali muncul di [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=aabim.wordpress.com&blog=1814629&post=1232&subd=aabim&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p style="text-align:justify;">Istilah <strong>samurai ( 侍 )</strong>, pada awalnya mengacu kepada <em>“seseorang yang mengabdi kepada bangsawan”</em>. Pada zaman Nara, (710 – 784), istilah ini diucapkan <strong>saburau </strong>dan kemudian menjadi <strong>saburai</strong>. Selain itu terdapat pula istilah lain yang mengacu kepada samurai yakni bushi. Istilah <strong>bushi ( 武士 )</strong> yang berarti <em>“orang yang dipersenjatai/kaum militer”</em>, pertama kali muncul di dalam <strong>Shoku Nihongi ( 続日本紀 )</strong>, pada bagian catatan itu tertulis <em>“secara umum, rakyat dan pejuang (bushi) adalah harta negara”</em>. Kemudian berikutnya istilah <em>samurai </em>dan <em>bushi </em>menjadi sinonim pada akhir abad ke-12 (zaman Kamakura). Pada zaman Azuchi-Momoyama (1573 – 1600) dan awal zaman Edo (1603), istilah <em>saburai </em>berubah menjadi <em>samurai </em>yang kemudian berubah pengertian menjadi <em>“orang yang mengabdi”</em>.</p>
<p style="text-align:justify;">Namun selain itu dalam sejarah militer Jepang, terdapat kelompok samurai yang tidak terikat/mengabdi kepada seorang pemimpin/atasan yang dikenal dengan rōnin ( 浪人 ). Rōnin ini sudah ada sejak zaman Muromachi (1392).</p>
<p style="text-align:justify;">istilah rōnin digunakan bagi samurai tak bertuan pada zaman Edo (1603 – 1867). Dikarenakan adanya pertempuran yang berkepanjangan sehingga banyak samurai yang kehilangan tuannya</p>
<p style="text-align:justify;">kehidupan seorang rōnin bagaikan ombak dilaut tanpa arah tujuan yang jelas. Ada beberapa alasan seorang samurai menjadi rōnin. Seorang samurai dapat mengundurkan diri dari tugasnya untuk menjalani hidup sebagai rōnin. Adapula rōnin yang berasal dari garis keturunan, anak seorang rōnin secara otomatis akan menjadi rōnin. Eksistensi rōnin makin bertambah jumlahnya diawali berakhirnya perang Sekigahara (1600), yang mengakibatkan jatuhnya kaum samurai/daimyo yang mengakibatkan para samurai kehilangan majikannya.<span id="more-1232"></span><span style="text-decoration:underline;"><strong>Sejarah Samurai</strong></span><br />
Dalam catatan sejarah militer di Jepang, terdapat data-data yang menjelaskan bahwa pada zaman Nara (710 – 784), pasukan militer Jepang mengikuti model yang ada di Cina dengan memberlakukan wajib militer9 dan dibawah komando langsung Kaisar. Dalam peraturan yang diberlakukan tersebut setiap laki-laki dewasa baik dari kalangan petani maupun bangsawan, kecuali budak, diwajibkan untuk mengikuti dinas militer. Secara materi peraturan ini amat berat, karena para wakil tersebut atau kaum milter harus membekali diri secara materi sehingga banyak yang menyerah dan tidak mematuhi peraturan tersebut. Selain itu pula pada waktu itu kaum petani juga dibebani wajib pajak yang cukup berat sehingga mereka melarikan diri dari kewajiban ini. Pasukan yang kemudian terbentuk dari wajib militer tersebut dikenal dengan <strong>sakimori ( 防人 )</strong> yang secara harfiah berarti <em>“pembela”</em>, namun pasukan ini tidak ada hubungannya dengan samurai yang ada pada zaman berikutnya.</p>
<p>Setelah tahun 794, ketika ibu kota dipindahkan dari Nara ke Heian (Kyoto), kaum bangsawan menikmati masa kemakmurannya selama 150 tahun dibawah pemerintahan kaisar. Tetapi, pemerintahan daerah yang dibentuk oleh pemerintah pusat justru menekan para penduduk yang mayoritas adalah petani. Pajak yang sangat berat menimbulkan pemberontakan di daerah-daerah, dan mengharuskan petani kecil untuk bergabung dengan tuan tanah yang memiliki pengaruh agar mendapatkan pemasukan yang lebih besar. Dikarenakan keadaan negara yang tidak aman, penjarahan terhadap tuan tanah pun terjadi baik di daerah dan di ibu kota yang memaksa para pemilik <strong>shoen (tanah milik pribadi)</strong> mempersenjatai keluarga dan para petaninya. Kondisi ini yang kemudian melahirkan kelas militer yang dikenal dengan samurai.</p>
<p>Kelompok <strong>toryo (panglima perang)</strong> dibawah pimpinan keluarga Taira dan Minamoto muncul sebagai pemenang di Jepang bagian Barat dan Timur, tetapi mereka saling memperebutkan kekuasaan. Pemerintah pusat, dalam hal ini keluarga Fujiwara, tidak mampu mengatasi polarisasi ini, yang mengakibatkan berakhirnya kekuasaan kaum bangsawan.</p>
<p>Kaisar Gonjo yang dikenal anti-Fujiwara, mengadakan perebutan kekuasaan dan memusatkan kekuasaan politiknya dari dalam <em>o-tera</em> yang dikenal dengan <em>insei seiji</em>. Kaisar Shirakawa,menggantikan kaisar Gonjo akhirnya menjadikan o-tera sebagai markas politiknya. Secara lihai, ia memanfaatkan <em>o-tera</em> sebagai fungsi keagamaan dan fungsi politik.</p>
<p>Tentara pengawal <em>o-tera</em>, souhei ( 僧兵 ) pun ia bentuk, termasuk memberi sumbangan tanah (shoen) pada o-tera. Lengkaplah sudah o-tera memenuhi syarat sebagai “negara” di dalam negara. Akibatnya, kelompok kaisar yang anti pemerintahan o-tera mengadakan perlawanan dengan memanfaatkan kelompok Taira dan Minamoto yang sedang bertikai.</p>
<p>Keterlibatan Taira dan Minamoto dalam pertikaian ini berlatar belakang pada kericuhan yang terjadi di istana menyangkut perebutan tahta, antara Fujiwara dan kaisar yang pro maupun kotra terhadap o-tera. Perang antara Minamoto, yang memihak o-tera melawan Taira, yang memihak istana, muncul dalam dua pertempuran besar yakni Perang Hogen (1156) dan Perang Heiji (1159).<br />
Peperangan akhirnya dimenangkan oleh Taira yang menandai perubahan besar dalam struktur kekuasaan politik. Untuk pertama kalinya, kaum samurai muncul sebagai kekuatan politik di istana.</p>
<p>Taira pun mengangkat dirinya sebagai <strong>kuge ( 公家 &#8211; bangsawan kerajaan)</strong>, sekaligus memperkokoh posisi samurai-nya. Sebagian besar keluarganya diberi jabatan penting dan dinobatkan sebagai bangsawan.</p>
<p>Keangkuhan keluarga Taira akhirnya melahirkan konspirasi politik tingkat tinggi antara keluarga Minamoto (yang mendapat dukungan dari kaum bangsawan) dengan kaisar Shirakawa, yang pada akhirnya mengantarkan keluarga Minamoto mendirikan pemerintahan militer pertama di Kamakura (Kamakura Bakufu; 1192 – 1333).</p>
<p>Ketika Minamoto Yoritomo wafat pada tahun 1199, kekuasaan diambil alih oleh keluarga Hojo yang merupakan pengikut Taira. Pada masa kepemimpinan keluarga Hojo (1199 -1336), ajaran Zen masuk dan berkembang di kalangan samurai. Para samurai mengekspresikan Zen sebagai falsafah dan tuntunan hidup mereka.</p>
<p>Pada tahun 1274, bangsa Mongol datang menyerang Jepang. Para samurai yang tidak terbiasa berperang secara berkelompok dengan susah payah dapat mengantisipasi serangan bangsa Mongol tersebut. Untuk mengantisipasi serangan bangsa Mongol yang kedua (tahun 1281), para samurai mendirikan tembok pertahanan di teluk Hakata (pantai pendaratan bangsa mongol) dan mengadopsi taktik serangan malam. Secara menyeluruh, taktik berperang para samurai tidak mampu memberikan kehancuran yang berarti bagi tentara Mongol, yang menggunakan taktik pengepungan besar-besaran, gerak cepat, dan penggunaan senjata baru (dengan menggunakan mesiu). Pada akhirnya, angin topanlah yang menghancurkan armada Mongol, dan mencegah bangsa Mongol untuk menduduki Jepang. Orang Jepang menyebut angin ini kamikaze (angin dewa).</p>
<p>Dua hal yang diperoleh dari penyerbuan bangsa Mongol adalah pentingnya mobilisasi pasukan infantri secara besar-besaran, dan kelemahan dari kavaleri busur panah dalam menghadapi penyerang. Sebagai akibatnya, lambat laun samurai menggantikan busur-panah dengan “pedang” sebagai senjata utama samurai. Pada awal abad ke-14, pedang dan tombak menjadi senjata utama di kalangan panglima perang.</p>
<p>Pada zaman Muromachi (1392 – 1573), diwarnai dengan terpecahnya istana Kyoto menjadi dua, yakni Istana Utara di Kyoto dan Istana Selatan di Nara. Selama 60 tahun terjadi perselisihan sengit antara Istana Utara melawan Istana Selatan (nambokuchō tairitsu).</p>
<p>Pertentangan ini memberikan dampak terhadap semakin kuatnya posisi kaum petani dan tuan tanah daerah (<strong>shugo daimyō</strong>) dan semakin lemahnya shogun Ashikaga di pemerintahan pusat. Pada masa ini, Ashikaga tidak dapat mengontrol para daimyō daerah. Mereka saling memperkuat posisi dan kekuasaannya di wilayah masing-masing.</p>
<p>Setiap Han13 seolah terikat dalam sebuah negara-negara kecil yang saling mengancam. Kondisi ini melahirkan krisis panjang dalam bentuk perang antar tuan tanah daerah atau <strong>sengoku jidai</strong> (1568 – 1600). Tetapi krisis panjang ini sesungguhnya merupakan penyaringan atau kristalisasi tokoh pemersatu nasional, yakni tokoh yang mampu menundukkan tuan-tuan tanah daerah, sekaligus menyatukan Jepang sebagai “negara nasional” di bawah satu pemerintahan pusat yang kuat. Tokoh tersebut adalah Jenderal Oda Nobunaga dan Toyotomi Hideyoshi.</p>
<p>Oda Nobunaga, seorang keturunan daimyo dari wilayah Owari dan seorang ahli strategi militer, mulai menghancurkan musuh-musuhnya dengan cara menguasai wilayah Kinai, yaitu Osaka sebagai pusat perniagaan, Kobe sebagai pintu gerbang perdagangan dengan negara luar, Nara yang merupakan “lumbung padi”, dan Kyoto yang merupakan pusat pemerintahan Bakufu Muromachi dan istana kaisar.</p>
<p>Strategi terpenting yang dijalankannya adalah Oda Nobunaga dengan melibatkan agama untuk mencapai ambisinya. Pedagang portugis yang membawa agama Kristen, diberi keleluasaan untuk menyebarkan agama itu di seluruh Jepang. Tujuan strategis Oda dalam hal ini adalah agar ia secara leluasa dapat memperoleh senjata api yang diperjualbelikan dalam kapal-kapal dagang Portugis, sekaligus memonopoli perdagangan dengan pihak asing. Dengan memiliki senjata api (yang paling canggih pada masa itu), Oda akan dapat menundukkan musuh-musuhnya lebih cepat dan mempertahankan wilayah yang telah dikuasainya serta membentuk pemerintahan pusat yang kokoh.</p>
<p>Oda Nobubunaga membangun benteng Azuchi Momoyama pada tahun 1573 setelah berhasil menjatuhkan Bakufu Muromachi. Strategi Oda dengan melindungi agama Kristen mendatangkan sakit hati bagi pemeluk agama Budha. Pada akhirnya, ia dibunuh oleh pengikutnya sendiri, Akechi Mitsuhide, seorang penganut agama Budha yang fanatik, pada tahun 1582 di Honnoji, sebelum ia berhasil menyatukan seluruh Jepang.</p>
<p>Toyotomi Hideyoshi, yang merupakan pengikut setia Oda, melanjutkan penyatuan Jepang, dan tugasnya ini dituntaskan pada tahun 1590 dengan menaklukkan keluarga Hojo di Odawara dan keluarga Shimaru di Kyushu tiga tahun sebelumnya.</p>
<p>Terdapat dua peraturan penting yang dikeluarkan Toyotomi : <strong>taiko kenchi</strong> (peraturan kepemilikan tanah) dan <strong>katana garirei</strong> (peraturan perlucutan pedang) bagi para petani. Kedua peraturan ini secara strategis bermaksud “mengontrol” kekayaan para tuan tanah dan mengontrol para petani agar tidak melakukan perlawanan atau pemberontakan bersenjata.</p>
<p>Keberhasilan Toyotomi menaklukkan seluruh tuan tanah mendatangkan masalah tersendiri. Semangat menang perang dengan energi pasukan yang tidak tersalurkan mendatangkan ancaman internal yang menjurus kepada disintegrasi bagi keluarga militer yang tidak puas atas kemenangan Toyotomi. Dalam hal inilah Toyotomi menyalurkan kekuatan dahsyat tersebut untuk menyerang Korea pada tahun 1592 dan 1597. Sayang serangan ini gagal dan Toyotomi wafat pada tahun 1598, menandakan awal kehancuran bakufu Muromachi.</p>
<p>Kecenderungan terdapat perilaku bawahan terhadap atasan yang dikenal dengan istilah <strong>gekokujō </strong>ini telah muncul tatkala Toyotomi menyerang Korea. Ketika itu, Tokugawa Ieyasu mulai memperkuat posisinya di Jepang bagian timur, khususnya di Edo (Tokyo). Kemelut ini menyulut perang besar antara kelompok-kelompok daimyo yang memihak Toyotomi melawan daimyo yang memihak Tokugawa di medan perang Sekigahara pada tahun 1600. Kemenangan berada di pihak Tokugawa di susul dengan didirikannya bakufu Edo pada tahun 1603.</p>
  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/aabim.wordpress.com/1232/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/aabim.wordpress.com/1232/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/aabim.wordpress.com/1232/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/aabim.wordpress.com/1232/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/aabim.wordpress.com/1232/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/aabim.wordpress.com/1232/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/aabim.wordpress.com/1232/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/aabim.wordpress.com/1232/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/aabim.wordpress.com/1232/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/aabim.wordpress.com/1232/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=aabim.wordpress.com&blog=1814629&post=1232&subd=aabim&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://aabim.wordpress.com/2008/09/27/sejarah-samurai/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/f0fd34b1bcfc08ba74002ba71e5cef53?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Abim</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Mencari Pengetahuan di Internet</title>
		<link>http://aabim.wordpress.com/2008/08/11/tips-trik/</link>
		<comments>http://aabim.wordpress.com/2008/08/11/tips-trik/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 11 Aug 2008 06:46:13 +0000</pubDate>
		<dc:creator>AA Bim</dc:creator>
				<category><![CDATA[Tips & Trik]]></category>
		<category><![CDATA[Trik mencari ilmu di internet]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://aabim.wordpress.com/?p=745</guid>
		<description><![CDATA[ Bagi yang sering surfing di Internet akan terasa sekali bahwa tidak mudah untuk mencari ilmu di Internet. Seringkali pada saat kita surfing justru tenggelam dalam lautan informasi; terlalu enak membaca-baca tanpa tujuan yang jelas; melihat-lihat berbagai etalase informasi di berbagai situs tanpa tujuan yang jelas hanya untuk memuaskan mata &#38; pikiran; memang pada akhirnya [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=aabim.wordpress.com&blog=1814629&post=745&subd=aabim&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p style="text-align:justify;"><a class="sbHLink" href="http://e-dukasi.net/artikel/index.php?id=79"><strong> </strong></a>Bagi yang sering surfing di Internet akan terasa sekali bahwa tidak mudah untuk mencari ilmu di Internet. Seringkali pada saat kita surfing justru tenggelam dalam lautan informasi; terlalu enak membaca-baca tanpa tujuan yang jelas; melihat-lihat berbagai etalase informasi di berbagai situs tanpa tujuan yang jelas hanya untuk memuaskan mata &amp; pikiran; memang pada akhirnya kita akan memperoleh banyak informasi tapi belum tentu memperoleh sesuatu yang betul-betul bermanfaat atau biasanya maksimum kita akan memperoleh berita-berita / informasi terakhir sebagai pengganti koran.</p>
<p style="text-align:justify;">Bagi anda yang mempunyai waktu yang sempit sehingga tidak mungkin menggunakan pola-pola di atas untuk melakukan surfing di Internet. Kita perlu menggunakan metoda / pola yang baik supaya bisa memperoleh informasi yang sangat spesifik dengan baik dalam waktu yang singkat. Satu hal yang perlu di pegang erat-erat pada saat kita surfing adalah menentukan dengan sangat jelas niat/tujuan utama pada saat surfing tersebut &#8211; apa yang akan kita cari? Pada kesempatan ini Bapak Onno W Purbo akan memberikan sedikit tip &amp; trik jika kebetulan niat anda adalah mencari ilmu di Internet.<span id="more-745"></span></p>
<p style="text-align:justify;">Untuk menghemat waktu &amp; pulsa, lakukan surfing pada pukul 4-6 pagi (subuh); pada saat itu tidak banyak orang yang menggunakan Internet sehingga pengambilan informasi dari Internet dapat dilakukan dengan cepat &amp; effisien. Teknik-teknik untuk melakukan sinkronisasi menggunakan browser yang kita gunakan (seperti Internet Explorer) ada baiknya dikuasai supaya tidak menghabiskan waktu/pulsa untuk membaca informasi tersebut akan tetapi cukup mendownload semua informasi tersebut ke PC yang kita gunakan &amp; membaca-nya kemudian secara off-line pada saat telepon kita putuskan. Teknik sinkronisasi ini sangat penting untuk menghemat waktu dalam mendownload berbagai informasi setelah situs-nya di temukan.</p>
<p style="text-align:justify;">Untuk mencapai situs/informasi yang tepat trik yang harus digunakan sebetulnya tidak terlalu rumit. Cara yang paling effektif/sederhana adalah:</p>
<p style="text-align:justify;">&#8221; Menggunakan search engine di Internet.<br />
&#8221; Menggunakan keyword yang benar.
</p>
<p style="text-align:justify;">Jika kedua hal tersebut anda lakukan dengan baik &amp; benar maka akan diperoleh ilmu &amp; pengetahuan yang baik.</p>
<p style="text-align:justify;">Ada banyak sekali search engine di Internet. Search engine hanyalah memuat daftar alamat situs (berbentuk Universal Resource Locator &#8211; URL) &amp; subjek yang di bawa situs tersebut saja. Search engine umumnya tidak membawa informasi itu sendiri. Contoh beberapa search engine adalah:</p>
<p style="text-align:justify;">http://www.yahoo.com<br />
http://www.infoseek.com
</p>
<p style="text-align:justify;">Yahoo.com &amp; infoseek.com mempunyai karakteristik yang berbeda; biasanya jika kita mencari hal-hal yang cukup solid atau mencari dalam kerangka institusi, negara dll dapat menggunakan yahoo.com. Untuk hal-hal yang betul-betul baru atau belum terstruktur dengan baik maka dapat menggunakan infoseek.com.</p>
<p style="text-align:justify;">Selanjutnya adalah penggunakan keyword yang tepat. Keyword tersebut diketikan ke dalam kolom yang kosong di search engine.</p>
<p style="text-align:justify;">Keyword yang sering digunakan adalah:<br />
FAQ
</p>
<p style="text-align:justify;">Whitepaper</p>
<p style="text-align:justify;">FAQ adalah Frequently Asked Questions (FAQ). Sesuai namanya FAQ akan memuat berbagai jawaban dari pertanyaan yang sering ditanyakan dalam sebuah bidang. Biasanya kita menggunakan FAQ sebagai awal dalam mencari berbagai informasi/pengetahuan yang kita butuhkan.</p>
<p style="text-align:justify;">Whitepaper adalah istilah bagi berbagai ilmu / informasi yang memang di sebarkan secara gratis/cuma-cuma di Internet. Kita cukup menambahkan beberapa keyword tambahan yang menjelaskan tentang ilmu / informasi yang spesifik yang kita cari, contoh:</p>
<p style="text-align:justify;">Faq gardening</p>
<p style="text-align:justify;">Whitepaper telecommunication</p>
<p style="text-align:justify;">Faq distance learning</p>
<p style="text-align:justify;">Dengan menggunakan rangkaian keyword tersebut hampir di jamin anda akan memperoleh informasi / pengetahuan yang anda cari. Tentunya karena kita menggunakan internet maka informasi / pengetahuan yang terbanyak umumnya mengunakan bahasa inggris &#8211; konsekuensi-nya keyword yang digunakan sebaiknya dalam bahasa inggris agar kemungkinan memperoleh ilmu yang di cari dapat maksimal.</p>
<p style="text-align:justify;">Selamat mencoba.</p>
<p style="text-align:justify;">Sumber: Dr. Onno W Purbo &#8212; Praktisi Teknologi Informasi.(NS)<br />
(http://artikel.total.or.id/artikel.php?id=1131&amp;judul=Trik%20Sederhana%20Mencari%20Ilmu%20di%20Internet)</p>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/aabim.wordpress.com/745/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/aabim.wordpress.com/745/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/aabim.wordpress.com/745/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/aabim.wordpress.com/745/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/aabim.wordpress.com/745/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/aabim.wordpress.com/745/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/aabim.wordpress.com/745/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/aabim.wordpress.com/745/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/aabim.wordpress.com/745/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/aabim.wordpress.com/745/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/aabim.wordpress.com/745/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/aabim.wordpress.com/745/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=aabim.wordpress.com&blog=1814629&post=745&subd=aabim&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://aabim.wordpress.com/2008/08/11/tips-trik/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>4</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/f0fd34b1bcfc08ba74002ba71e5cef53?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Abim</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>